Pohon Daun Afrika, Kata Orang Cina
Yang memberi sebutan daun afrika atau daun afrika selatan adalah orang Tiongkok. Mereka menyebutnya 南费叔, kalo kita yang baca jadi nan fei shu, atau dalam logat lain 南叶辉 yang jika ditulis dengan huruf latin menjadi nan hui ye. Jika kita jalan-jalan bareng ke afrika, dan menanyakan daun afrika selatan, atau africa leaf, kemungkinan besar orang asli sana menggelengkan kepala atau mengangkat bahu tanda tidak tahu. Di suatu negeri di afrika mereka menyebutnya yoruba yang artinya pahit, keles, hehe.Jadi, penamaan daun afrika selatan itu, konon diberikan oleh asosiasi tabib Tiongkok tempo dulu. Pastinya bukan oleh petani semak di gurun kalahari, yaitu Toma, yang kita kenal bermain dalam film The Gods Must Be Crazy atau bahkan bukan oleh dukun-dukun afrika. Kita di Indonesia diajari menyebut sebagai daun afrika selatan oleh kawan-kawan Tionghoa kita, yang sudah terlebih dahulu menanam di Medan, Sumatera Utara.
Dari Medan Ke Tangerang Ke Bogor Lalu Seluruh Nusantara
Saya sendiri mengenal pertama kali daun afrika dari ai (bibi) angkat saya yang asal Medan juga, kini tinggal di Tangerang. Dia memberikan kepada saya stek bibit daun afrika yang telah bertunas sebagai oleh-oleh saya pulang ke Bandung. Di Bandung saya menanamnya sebagai amanah, dan dirundung misteri dan warna-warni tanda-tanya, karena Ai tidak memberikan info yang memadai tentang kegunaannya, bahkan ia pun tidak tahu nama tumbuhan perdu ini.![]() |
| pohon daun afrika sebagai pagar hidup di pekarangan |
Akhirnya Saya Temukan Nama IlmiahnyaL Vernonia amygdalina
"Jangan ditebang!" kata saya pada istri, yang setelah setahun, tidak senang tanaman ini tumbuh tidak menarik di sepetak tanah halaman rumah tipe sangat sangat sederhana. Untungnya pada suatu hari saya berkunjung ke rumah seorang teman yang ternyata sudah lama menanam dan memakan daun pohon ini. Dia pun memberi tahu namanya, ya itu tadi, daun afrika selatan. Perlu waktu 6 bulan akhirnya saya menyingkap nama dan kesaktian mandraguna dari tumbuhan yang kebekenannya sudah mendunia. Dari situs berbahasa dan berhuruf mandarin saya menemukan huruf latin Vernonia amygdalina. "Aah, saya yakin ini pasti nama ilmiahnya," pikir saya waktu itu. Saya lanjutkan penelusuran di google, yah ternyata betul.Setelah mengetahui nama ilmiahnya, sudah tentu menjadi sangat mudah mengungkapkan sejarah dan aksi pohon ini bagi kemaslahatan umat manusia. Kebaikannya bukanlah pencitraan awam saja. Para peneliti dan ahli klinis sudah menguji secara meluas dan mendalam. Seluruh bagian tumbuhan ini BERKHASIAT.
Dari sejak itulah saya melahap berbagai referensi digital dari berbagai jurnal sains dan medis tentang daun afrika berbekal nama ilmiahnya itu. Segala pengetahuan dan hikmah dari membaca kritis segenap jurnal sains dan kedokteran, telah saya bagikan di facebook, pada beranda maupun grup dan halaman.
https://www.facebook.com/groups/143867072486902/
https://www.facebook.com/labtomarket
| seorang ustad di Bandung yang menikmati khasiat daun afrika |
Pahit, Lalu Manis, Lalu Sembuh
Beberapa teman dan tetangga yang percaya ikut mencoba mencicipi daun yang jika dilahap awalnya pahit tapi berangsur muncul sensasi manis. Mereka melalap selembar sehari. Luar biasanya aneka keluhan kesehatan sirna dalam waktu yang sangat singkat untuk ukuran herbal. Itulah kisah singkat perkenalan dan persahabatan saya dengan si pahit penjinak penyakit.Artikel tentang daun afrika
yang lebih lengkap
dapat diperoleh dari link
di bawah ini:
http://hemonitor.blogspot.com/

Yang butuh bibit pohon Daun Afrika bisa hubungi kami di 082136712513 atau chasiapro@gmail.com Siap kirim ke seluruh Indonesia # PALING MURAH DI INTERNET #
BalasHapus